Rabu, 14 Mei 2014

DUA HATI YANG SALAH



Aku yang tak pernah mengira
Aku yang tak ingin berpikir
Aku yang tak sedikitpun menyangka
Aku yang tak berharap itu nyata

Aku menemukannya
Aku melihatnya
Aku merasakannya
Aku dengannya

Tatapan yang sering kucari
Genggaman yang tak dapat kuraih
Wajah yang tak pernah bisa kusentuh
Hati yang tak bisa bersatu

Dia kembali
Membawa rasa yang sama
Yang lebih baik dari masa lalu
Yang lebih dewasa dibanding hari lalu

Tuhan, apa arti pertemuan kedua ini?
Apa makna perasaan ini?
Apa maksud kejadian ini?
Aku bimbang

Ada yang berbeda saat menyebut namanya
Ada yang bergetar saat mendengar sapanya
Ada yang selalu tersenyum diam-diam saat menyimak ceritanya
Ada yang tak sengaja terus memikirkannya dalam diam

Tuhan, aku mempunyai rasa
Hati ku melakukan semua
Perasaan ini mulai bermain
Namun, ini tidak benar adanya

Dilain sisi, ada dia yang lain
Yang slalu disisi menemani
Yang menjaga
Yang bersama

Namun, mulai berubah
Mulai menjauh
Mulai dingin
Tak terdengar merdu nada kasihnya

Hatiku miliknya
Ragaku membawa status atas namanya
Perasaanku terpagut padanya
Walau semua tercampakkan olehnya

Ku masih menyayanginya
Ia yang telah membuat bekas lara dalam hatiku
Yang berkhianat atas rasaku
Yang akhirnya membuatku merelakan semua

Menjadi yang didustai
Menjadi yang rapuh
Yang kusayang
Menghianatiku

Tuhan, dia yang kusayang
Tak lagi menyayangiku
Tulus kasihnya pergi
Hatinya berubah

Tuhan, dia yang menyayangiku
Bawalah hatinya
Pada yang bisa membahagiakannya
Jauh lebih dari diriku

Tuhan, bersama sunyinya malam
Ku tulis ini dengan butiran air mataku
Mengharap keajaiban Tangan Suci Mu
Memberi jalan cerita indah dengan perubahan kecil Mu
Amiin ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar